SEMARANG (Kemenag Bone) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone menghadiri langsung malam Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung megah di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026).
Kehadiran Kakankemenag Bone tidak seorang diri. Ia memboyong jajaran rombongan pejabat dan pemangku kepentingan Kemenag Bone, di antaranya Ketua DWP Kemenag Bone, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren), Ketua Pokjawas Madrasah beserta beberapa anggota Pengawas, serta sejumlah Kepala Madrasah Negeri dan Swasta se-Kabupaten Bone.
Selain untuk memberikan dukungan moril dan mendampingi Kafilah Provinsi Sulawesi Selatan yang bertanding pada gelaran nasional 11–20 September 2026 ini, rombongan Kemenag Bone juga memanfaatkan kunjungan ke Jawa Tengah untuk melakukan agenda studi tiru di Madrasah Inklusi dan Madrasah Inovatif. Langkah ini diambil guna mengadopsi berbagai praktik baik (best practices) pengelolaan pendidikan Islam untuk diterapkan di Kabupaten Bone.
Perhelatan yang mengusung tema "Menebar Cahaya Al-Qur'an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban" ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.
Dalam laporannya, Ketua Umum LPTQ Nasional, H. Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa MTQ kali ini diikuti oleh 2.242 peserta dari 37 provinsi yang bertanding pada 8 cabang lomba, 20 golongan, dan 24 kategori musabaqah dengan dikawal oleh 155 dewan hakim profesional.
Menteri Agama RI dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan MTQ sebagai perekat silaturahmi kebangsaan dan momentum membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari (living Qur'an).
"Kafilah dari berbagai penjuru Nusantara hadir membawa beragam budaya dan tradisi. Mereka bertemu tidak hanya untuk berlomba, tetapi juga untuk memperkuat tali persaudaraan kebangsaan," tegas Menag di hadapan jajaran pejabat negara, para Gubernur, Bupati/Walikota, serta Kakanwil Kemenag se-Indonesia yang hadir.
Kakankemenag Bone berharap, selain Kafilah Sulsel dapat mengukir prestasi terbaik di tingkat nasional, rombongan Kemenag Bone juga memperoleh wawasan dan inspirasi baru dari kegiatan studi tiru madrasah inklusi dan inovatif untuk kemajuan pendidikan keagamaan di Kabupaten Bone. (Ahdi)