Malang, (Kemenag Bone) – Kementerian Agama Kabupaten Bone turut mengambil bagian dalam Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 yang digelar di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan nasional yang berlangsung 30 September hingga 6 Oktober 2026 ini mengusung tema “Pramuka Santri Nusantara: Membentuk Karakter, Merawat Lingkungan, Meneguhkan Kebangsaan, dan Berdaya Saing Global.”
Pada pembukaan PPSN VI, Kamis (1/10/2026), Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone, H. Ahmad Yani, hadir secara langsung untuk memberikan dukungan kepada kontingen Sulawesi Selatan, khususnya para santri asal Kabupaten Bone. Kehadiran tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian dan motivasi kepada santri dan santriwati terbaik Bone yang mendapat kepercayaan mewakili Sulawesi Selatan pada ajang Pramuka santri tingkat nasional tersebut. Pembukaan PPSN VI sendiri dirangkai dengan Upacara Bhinneka dan defile kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kabupaten Bone mengirimkan delapan santri yang tergabung dalam Kontingen Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka terdiri atas empat santriwati dari Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung dan empat santri putra dari Pondok Pesantren Al-Junaidiyah Biru. Selama mengikuti PPSN VI, para peserta akan berkompetisi dan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, termasuk sejumlah giat prestasi utama seperti Pionering Nusantara, Tenda K3 (Keselamatan, Kesehatan dan Kerapihan), Festival Drama Islami, Teknologi Tepat Guna, serta Yel-Yel Terbaik, di samping penilaian terhadap performa kontingen.
Turut mendampingi kontingen dari Kabupaten Bone, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren) Kemenag Bone, Hj. Nurfaizah, bersama stafnya Rosmiaty. Hadir pula, Murniati Pengawas Madrasah selaku penggembira, serta M. Arkam, Kepala MTsN 2 Bone yang dikenal memiliki pengalaman panjang dalam kegiatan kepramukaan. Peserta juga didampingi Linda dari Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung dan A. Alif dari Pondok Pesantren Al-Junaidiyah Biru.
H. Ahmad Yani menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada santri Bone untuk tampil pada kegiatan tingkat nasional tersebut. Ia berharap para peserta tidak hanya berorientasi pada hasil perlombaan, tetapi juga mampu memanfaatkan PPSN sebagai ruang belajar, memperluas persaudaraan, menambah pengalaman, serta menunjukkan karakter santri yang disiplin, mandiri dan peduli terhadap lingkungan.
“Yang terpenting adalah anak-anak kita dapat mengikuti seluruh rangkaian PPSN dengan baik, menjaga nama baik Kabupaten Bone dan Sulawesi Selatan, serta membawa pulang pengalaman yang berharga. Tampilkan kemampuan terbaik, tetap menjunjung sportivitas, dan jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk belajar serta membangun persaudaraan dengan santri dari seluruh Indonesia,” ujar H. Ahmad Yani.
PPSN VI Tahun 2026 mempertemukan pramuka santri dari berbagai daerah di Indonesia dalam rangkaian kegiatan kepramukaan, pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, kepedulian lingkungan, seni budaya, keterampilan, hingga giat prestasi. Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan semakin memiliki karakter yang kuat, wawasan Nusantara, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan untuk berdaya saing di tingkat nasional. (Ahdi)