Libureng, (Kemenag Bone) - Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Palang Merah Remaja (PMR) Unit 061 MTsN 4 Bone menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut merupakan hasil kegiatan open donasi yang diinisiasi oleh PMR MTsN 4 Bone.
Kegiatan penggalangan dana dilaksanakann minggu lalu sementara proses penyaluran donasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (5/9/2026). Dari aksi kemanusiaan tersebut, berhasil terkumpul dana sebesar Rp 6.331.000 yang selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang menjadi korban gempa.
Donasi tersebut berasal dari para pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 4 Bone, murid, serta warga sekitar yang turut berpartisipasi dalam kegiatan open donasi bertajuk peduli NTT. Aksi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian warga madrasah dan masyarakat sekitar terhadap saudara-saudara mereka yang sedang menghadapi musibah.
Pembina PMR MTsN 4 Bone, Hadrawati mengatakan seluruh dana yang berhasil dihimpun telah disalurkan kepada para korban. Dalam proses penyalurannya, PMR MTsN 4 Bone menggandeng pihak Kementerian Agama Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, yang juga merupakan salah satu wilayah yang terdampak gempa yang terjadi pada pertengahan Agustus lalu.
“Alhamdulillah, semua donasi yang telah terkumpul, baik dari guru, pegawai, siswa maupun warga sekitar, telah kita salurkan. Kebetulan di sana ada teman yang bernama Ahmad Jauhari, yang juga Kepala Seksi Pendidikan di Kemenag Manggarai. Beliaulah yang menerima dan kita percayakan untuk menyalurkan bantuan kita kepada warga yang menjadi korban,” ujar Hadrawati.
Lebih lanjut, Hadrawati menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan kepada warga terdampak disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masing-masing penerima. Dengan demikian, nominal bantuan yang diterima oleh setiap warga tidak sama, melainkan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan mereka.
Sementara itu, Kepala MTsN 4 Bone, Andi Ridwan, menyampaikan apresiasi atas semangat kemanusiaan yang ditunjukkan peserta didiknya, khususnya anggota PMR. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk bantuan kepada korban bencana, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik untuk menumbuhkan rasa kepedulian, empati, dan solidaritas terhadap sesama.
Andi Ridwan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kontribusi sekecil apa pun yang diberikan merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Semoga bantuan yang telah disalurkan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. Kami juga mengapresiasi seluruh anggota PMR dan para donatur yang telah menunjukkan kepedulian serta semangat kemanusiaan,” ungkapnya.
Melalui aksi tersebut, PMR Unit 061 MTsN 4 Bone menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Kepedulian yang tumbuh di lingkungan madrasah diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik yang peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya. (AhYan/Ahdi)