Memuat halaman...

Upacara HKN, Kakan Kemenag Bone Tekankan Disiplin dan Publikasi Kinerja

17 September 2026 01:50   25 dilihat

Bagikan:
Upacara HKN, Kakan Kemenag Bone Tekankan Disiplin dan Publikasi Kinerja

Watampone, (Kemenag Bone) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone menggelar Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Upacara Kantor Kemenag Bone, Kamis (17/9/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pejabat serta ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Bone.


Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone, H. Ahmad Yani. Sementara petugas upacara berasal dari staf Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanete Riattang Timur dan KUA Kecamatan Awangpone.


Upacara tersebut diikuti Pejabat Pengawas Kantor Kemenag Bone, Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas), para Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah Negeri, serta ASN Kantor Kemenag Kabupaten Bone.


Dalam amanatnya, H. Ahmad Yani menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara Hari Kesadaran Nasional menjadi salah satu bentuk pengabdian sekaligus sarana untuk memperkuat kedisiplinan sebagai aparatur negara.


“Kita hadir mengikuti upacara ini sebagai bentuk pengabdian dan kedisiplinan kita selaku abdi negara, berkaitan dengan hak, tugas, dan tanggung jawab kita di Kementerian Agama, khususnya di Kabupaten Bone,” ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, H. Ahmad Yani juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Bone yang telah terlaksana. Ia berharap para peserta yang akan mewakili Kabupaten Bone pada tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dapat memberikan hasil terbaik dan melanjutkan prestasi hingga tingkat nasional.


“OMI Kabupaten Bone telah dilaksanakan. Semoga pada OMI tingkat Provinsi nanti ada anak-anak kita yang berhasil mewakili Sulawesi Selatan ke tingkat nasional,” harapnya.


Selain itu, H. Ahmad Yani memberikan penguatan terkait publikasi capaian kinerja berdampak di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Bone. Ia mengimbau setiap KUA dan madrasah untuk memiliki akun media sosial, khususnya Facebook, sebagai sarana untuk menyampaikan berbagai program dan kegiatan kepada masyarakat.


Menurutnya, publikasi menjadi bagian penting dalam memperlihatkan kepada masyarakat bahwa berbagai program yang dilaksanakan Kementerian Agama benar-benar memberikan manfaat dan dampak positif.


“Ini sangat penting untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa program-program Kementerian Agama betul-betul memberikan dampak kepada masyarakat,” jelasnya.


Ia meminta kepada jajaran KUA dan madrasah agar menunjuk staf yang bertugas mengelola media sosial sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat terdokumentasi dan dipublikasikan secara baik.


“Tolong Bapak dan Ibu menunjuk satu staf untuk membuat akun, kemudian semua kegiatan-kegiatan dipublikasikan melalui akun media sosial,” pintanya.


Lebih lanjut, H. Ahmad Yani mengingatkan seluruh pegawai untuk senantiasa bersatu padu dalam menjaga citra dan marwah Kementerian Agama. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama harus dijaga melalui sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas yang sesuai dengan ketentuan.


Ia mengingatkan agar setiap program dan kegiatan dilaksanakan berdasarkan regulasi yang berlaku serta tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan.


“Kita sebagai pegawai perlu bersatu padu menjaga citra Kementerian Agama. Pandangan masyarakat bahwa Kementerian Agama adalah instansi yang suci harus kita jaga. Karena itu, kita tidak boleh melakukan kesalahan,” tegasnya.


“Bagaimana mencegahnya? Lakukan segala program sesuai regulasi dan jangan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan aturan kita. Jangan keluar dari ketentuan sehingga bertentangan dengan aturan yang telah ditetapkan,” lanjutnya. (Ahdi)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Tulis Tanggapan

Komentar akan tampil setelah disetujui admin.

SITABE
Memeriksa status...

Halo! Saya SITABE (Sistem Informasi & Tanya Kemenag Bone). Silakan kenalkan diri Anda dulu, supaya kalau Anda kembali lagi nanti, riwayat percakapan kita bisa langsung muncul kembali.

Nomor identitas hanya dipakai untuk menyambungkan riwayat chat Anda, tidak ditampilkan ke publik.

SITABE sedang tidak aktif. Jam layanan: Senin - Jumat, 08:00 - 16:00 WITA. Anda tetap bisa meninggalkan pesan dan akan kami balas pada jam kerja.
Terjadi kendala teknis, silakan coba beberapa saat lagi atau hubungi kami lewat menu Interaksi > Masukan & Saran.